Nats      : Yeremia 15: 16

Thema  : Firman Tuhan bagian dari hidup

Tujuan: Agar Wanita semakin memahami pentingnya penghayatan akan Firman Tuhan

 

Latar belakang

Panggilan Yeremia menjadi nabi sudah ditetapkan Tuhan ketika ia masih dalam kandungan ibunya, kemudian sudah diangkat dan diutus  ketika ia masih muda dan belum pandai berbicara, sementara tugas dan tanggungjawabnya begitu berat  untuk mengingatkan para pemimpin dan bangsa Israel yang sudah menyimpang dari kehendak Tuhan (Bd. Yer 1: 4 – 10). Bangsa Israel telah murtad  dari Tuhan (Bd. Yer 2), baik raja  para imam dan juga rakyatnya, sehingga pada akhirnya mereka terbuang ke pembuangan Babel dan Assur. Malapetaka  akan menimpa Yerusalem dan Yehuda (Yer 6). Dosa mereka yakni menyembah baal, keras kepala, tegar tengkuk dan sombong (Yer 10). Jadi sebagai manusia Yeremia mempunyai tantangan dan pergumulan yang berat yang tidak hanya mengutukinya bahkan taruhan nyawa mengancam dia karena memberitakan firman Tuhan.

 

Refleksi bagi Yeremia.

Dengan pergumulan yang berat itu Yeremia yakin Tuhan mengetahui dan pasti menolong dan memberikan solusi atas pergumulan hidup pelayanannya, sehingga ia yakin pertemuan dengan Tuhan yang mahakuasa melalui firmanNya akan memberikan kekuatan dan kenikmatan  baginya dan menjadi keinginan baginya, menjadi  kesukaan  hatinya , karena ia dipakai Tuhan sebagai alatNya .

 

Refleksi bagi Wanita.

Ditengah-tengah aneka ragam  pergumulan yang dihadapi apakah masalah sosial ekonomi, sakit penyakit, faktor lingkungan, masalah anak , dlsbnya, jika berserah dan menghayati firman Tuhan pasti aka ada solusi yang terbaik sehingga apa pun yang terjadi pasti  indah pada waktunya.